August 22, 2012

Pengawasan Pekerjaan Rumah Tinggal


Hal terpenting dalam pelaksanaan pembangunan rumah tinggal adalah pengawasan. pengawasan ini dapat dilakukan oleh pengawas lapangan atau oleh sang pemilik secara langsung. berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membangun rumah tinggal mulai dari persiapan, pelaksanaan konstruksi sampai dengan bagian akhir (finishing) yakni sebagai berikut :
1. Pembersihan lapangan
  • Dalam hal ini dianggap papan bowplank sudah terpasang atau lapangan telah siap untuk dibangun pemetaan telah dilakukan sebelumnya.
  • Penetapan titik referensi lapangan, uitzet, dan bowplank
  • Hati-hati as dan siku serta titik Nol bangunan
  • Dokumentasi posisi 0%, dalam hal ini kondisi lahan belum ada kegiatan
  • Didalam persiapan ini juga segala kebutuhan bahan dan alat serta gambar-gambar telah siap di lapangan. 
Cat. : Didalam persiapan juga termasuk mempelajari dokumen pelaksanaan, seperti gambar

2. Pekerjaan Galian dan Pondasi/Sloof  
  • Persiapan :
    • Penetapan as Pondasi
    • Pembuatan mal penampang pondasi
    • Penggalian tanah pondasi sampai tanah keras sesuai spek/gambar
  • Pekerjaan Pondasi :
    • Penempatan mal - termasuk benang level atas pondasi menggunakan selang waterpas
    • Pekerjaan pasangan pondasi batu kali
    • Pemasangan besi angkur dinding
  •  Pekerjaan Sloof :
    • pekerjaan bekesting sloog
    • pemotongan dan perakitan besi tulangan sesuai gambar termasuk besi tulangan angkur kolom
    • Pengadukan spesi sesuai spesifikasinya
    • Pengecoran beton
  •  Pekerjaan Urugan :
    • Tanah di urug/ditimbris kembali
3. Pekerjaan dinding dan kolom/balok ring
  • Pasangan besi tulangan harus disanggah dengan kayu
  • Pekerjaan dinding bata meliputi :
    • Cek batu bata
    • Pasangan benang referensi harus diikat oleh ke penyanggah besi tulangan kolom
    • Buat adukan sesuai campuran yang ditetapkan (sesuai gambar kerja)
    • Pada saat ketinggian pasangan bata mencapai 50 cm, cor kolom dan pasang angkur dinding ke kolom
    • Perhatian : ketinggian pasangan bata dalam sehari jangan sampai lewat 150 cm 
    • Luasan dinding bata setiap 9 m2 perlu diberi bingkai balok/kolom praktis
    • Kusen perlu diberi angkur besi dia 8 sekurang-kurangnya 3 buah pada setiap sisi tegak yang bersentuhan dengan kolom praktis
  • Pekerjaan Ring Balk : sama dengan pekerjaan sloof hanya perlu di level ulang menggunakan  waterpass (selang)
4. Pekerjaan kuda-kuda dan penutup atap
  • Pekerjaan Kuda-kuda Beton :
    • Siapkan bekisting,
    • Potong dan rakit besi tulangan
    • Buat adukan dan sekaligus pasang besi angkur perletakan gording
  • Pekerjaan Gording dan Penutup Atap :
    • Pasang gording dan ikat ke angkur gording
    • Pasang penutup atap seng
    • Pasang nok dan talang
5. Pekerjaan Lantai dan Plesteran
  •  Jika tanpa plafond maka :
    • Buat kepala plesteran
    • Selesaikan plesteran
    • Rapikan plesteran dangan acian
    • Buat tali air disetiap kusen
    • Pekerjaan lantai dan penutup lantai (keramik, vinil, dll)
  • Jika menggunakan plafond maka :
    • Selesaikan plafond dulu baru plesteran dan lantai
6. Pekerjaan Plafond
  • Persiapan :
    • Tandai dinding level 2,70 cm menggunakan selang waterpass dan benang penggaris hitam
    • Serut kayu kaso yang bersentuhan dengan penutup plafond
    • Potong kayu kaso sepanjang yang dibutuhkan, dan potong penutup plafond sesuai polanya
  • Pelaksanaan :
    • Pasang kaso dan ikat dengan besi 10 cm ke dinding bata
    • Pasang rangka plafond lainnya dan gantung dengan penggantung
    • Pasang penutup plafond dan ikat dengan paku
    • Cat plafond
7. Pekerjaan Finishing
  • Pekerjaan cat, meliputi :
    • Pekerjaan dempul/plamur
    • Kuas cat sebanyak dua lapis
  • Pekerjaan kunci dan grendel, meliputi :
    • Pasangan engsel, kunci dan grendel
    • Pasangan ikatan angin dan jendela
  • Pekerjaan pembersihan lapangan :
    • Bersihkan seluruh site
Sekian dan semoga bermanfaat

2 comments:

  1. terimakasih mas, kebetulan saya sedang membangun rumah dan sangat butuh informasi ini

    ReplyDelete